Minggu, Juni 28, 2020

Bagaimana cara membuat file header pada bahasa C

Seperti yang diketahui file dengan ekstensi .h disebut sebagai file header pada bahasa C. File header pada umumnya mengandung fungsi deklarasi yang dapat digunakan pada program utama bahasa C, seperti untuk memasukkan stdio.h pada program bahasa C untuk digunakan pada fungsi printf(). Mungkinkah untuk membuat file header sesuai dengan keinginan sendiri?
Jawabannya adalah iya. Header file adalah file sederhana yang bisa dideklarasikan untuk fungsi yang dibuat sendiri yang dapat digunakan pada program utama atau juga dapat digunakan ketika membuat program bahasa C skala besar. 

Catatan: Header file umumnya mengandung definisi dari tipe data, fungsi prototipe dan perintah preprosesor bahasa C.

Berikut adalah contoh sederhana dari pembuatan file header beserta penggunaannya.

satu, membuat myhead.h: buat kode program berikut ini dan simpan dengan nama file myhead.h atau dengan menggunakan kreasi nama apapun diakhiri dengan ekstensi .h yang mengindikasikan file tersebut adalah file header.


dua, Memasukkan file .h ke dalam program lainnya pada bahasa c: Seperti hal nya memasukkan file tipe .h pada program bahasa c, maka file myhead.h juga perlu dilakukan include pada program.

#include "myhead.h". Penggunaan tanda "" adalah untuk menginstruksikan preprosesor untuk melihat pada folder saat ini dan jika tidak ditemukan maka menuju ke folder standar. Jadi, jika ingin menggunakan angular bracket <> ketimbang "" untuk include file header, juga dapat dilakukan penyimpanan di dalam folder standar file header. Namun jika menggunakan "" untuk melakukan include maka terlebih dahulu harus dipastikan bahwa file berada dalam folder yang sama dimana file c disimpan.

tiga, Menggunakan create header file:

Output:
Added value:10
Multiplied value:25
BYE!See you Soon

Catatan: Kode program sebelumnya dapat berjalan dengan sukses dan akan mencetak nilai output jika telah diciptakan file header dan disimpan pada folder yang sama dengan file c.

Poin penting
Pembuatan file header umumnya dibutuhkan ketika membuat program bahasa c skala besar sehingga modul dapat berbagi fungsi definisi, prototipe, dan lain sebagainya.

satu, Fungsi dan tipe deklarasi, variabel global, deklarasi struktur, dan beberapa case, dan fungsi inline, pendefinisiannya harus terpusat dalam satu file utama.

dua, Pada Header file, tidak boleh menggunakan file header yang redundant, hanya sekumpulan kecil dari statement. 

tiga, Jangan meletakkan definisi fungsi pada sebuah header. Letakkan file tersebut terpisah pada file .c.

empat, Deklarasi include untuk fungsi dan variabel yang didefinisikan akan terlihat ketika menuju linker. Juga, definisi dari struktur data dan enumerasi yang terbagi antara multiple sumber file.

lima, Secara singkat hanya file-file yang diperlukan saja yang perlu dimasukkan pada file header.





Related Posts

Bagaimana cara membuat file header pada bahasa C
Oleh

"semoga yang memberikan komentar diberikan berkah kebaikan dari Allah, dijauhkan dari kejahatan, dan diberikan pahala ilmu dan amal jariyah dari sepenggal kata yang ia tinggalkan amiin :) "