Jumat, November 01, 2019

Penulisan "void main()" dan "main()" pada C dan C++

Definisi

void main(){/*...*/}

penulisan program seperti definisi yang dituliskan sebelumnya pada dasarnya tidak pernah ada pada C++, begitupun juga pada bahasa C. Perhatikan standar ISO C++ 3.6.1[2] atau standar ISO C 5.1.2.2.1. Standar implementasi yang dipakai adalah

int main(){/*...*/}

dan

int main(int argc, char* argv[]){/*...*/}

Ada banyak versi dari fungsi main(), tetapi semuanya harus dikembalikan dengan nilai return tipe int. Nilai return int oleh fungsi main() adalah solusi bagi program untuk mengembalikan sebuah nilai menuju ke sistem yang memanggilnya. Pada sistem yang tidak menyediakan fasilitas pemanggilan, maka nilai return akan diabaikan, tetapi hal ini tidaklah membuat "void main()" menjadi sebagai acuan resmi pada C++ atapun pada C. Bahkan jika compiler menerima nilai fungsi "void main()" maka akan tetap diabaikan.

Pada C++, fungsi main() membutuhkan statement yang tidak mengandung nilai return eksplisit. Pada kasus ini, nilai return adalah 0, yang artinya eksekusi program berhasil dilaksanakan. Contohnya:


Catatan: meskipun ISO C++ maupun C99 tidak memungkinkan programmer untuk meninggalkan tipe deklarasi. Berbeda dengan C89 dan ARM C++, "int" tidak mengasumsikan tipe mana yang hilang dalam deklarasi. Karena itu:

#include <iostream>
main() {/*...*/}

bernilai error, karena tipe return dari fungsi main tidak ada.





Related Posts

Penulisan "void main()" dan "main()" pada C dan C++
Oleh

mohon untuk melakukan koreksi jika terdapat kesalahan pada penulisan blog ini,