Senin, November 25, 2019

Operator Relasi dan Logika Bahasa C

Pada artikel ini akan dipahami tipe dan kegunaan dari operator relasi dan logika seperti diperlihatkan pada gambar 1.

operator relasi dan logika pada bahasa c
Gambar 1 operator logika pada bahasa c

Operator Relasi
Operator relasi digunakan untuk membandingkan dua nilai untuk memahami tipe hubungan dari angka tersebut. Contoh, persamaan kurang dari, lebih dari, atau sama dengan, dan lain sebagainya.

satu, Operator senilai: direpresentasikan dengan simbol '==', operator memeriksa kesamaan apakah dua nilai operand bernilai sama atau tidak. Jika sama, maka akan mengembalikan nilai true, jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5==5 adalah true.

dua, Operator tak senilai: direpresentasikan dengan simbol '!=', operator memeriksa ketidaksamaan apakah dua nilai operand sama atai tidak. Jika tidak sama, maka akan mengembalikan nilai true, jika sebaliknya maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5!=5 adalah false.

tiga, Operator lebih dari: direpresentasikan dengan simbol '>', operator lebih dari memeriksa apakah operand pertama nilainya lebih dari operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 6>5 adalah true.

empat, Operator kurang dari: direpresentasikan dengan simbol '<', operator kurang dari memeriksa apakah operand pertama nilainya kurang dari operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 6<5 adalah false.

lima, Operator lebih dari sama dengan: direpresentasikan dengan simbol '>=', operator memeriksa apakah nilai operand pertama lebih dari atau sama dengan nilai operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5>=5 adalah true.

enam, Operator kurang dari sama dengan: direpresentasikan dengan simbol '<=', operator memeriksa apakah nilai operand pertama kurang dari atau sama dengan nilai operand kedua. Jika benar, maka akan mengembalikan nilai true, dan jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, 5<=5 adalah true.

Contoh dalam bahasa C

Contoh dalam C++
Output:
a is greater than b
a is greater than or equal to b
a is greater than or equal to b
a is greater than b
a and b are not equal
a is not equal to b

Operator logika
Operator logika digunakan untuk kombinasi dua atau lebih kondisi atau constraint atau evaluasi kompelen dari kondisi asli melalui pertimbangan. Berikut deskripsi dari operator logika:

satu, Operator logika AND: direpresentasikan dengan simbol '&&', operator mengembalikan nilai true ketika kedua kondisi bernilai benar. Jika tidak, atau salah satu bernilai salah maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, a&&b akan mengembalikan nilai true apabila logika a adalah benar dan logika b juga adalah benar.

dua, Operator logika OR: direpresentasikan dengan simbol '||', operator mengembalikan nilai true jika salah satu atau kedua kondisi bernilai benar. Jika tidak maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, a||b akan mengembalikan nilai true jika logika a dan atau b bernilai benar.

tiga, Operator logika NOT: direpresentasikan dengan simbol '!', operator mengembalikan nilai true jika kondisi pada logika adalah berkebalikan atau tidak terpenuhi. Jika tidak, maka akan mengembalikan nilai false. Contoh, !a akan mengmbalikan nilai true jika a adalah bernilai salah atau ketika a=0.

Contoh dalam bahasa C

Contoh dalam C++
Output:
AND condition not satisfied
a is greater than b OR c is equal to d
a is not zero

Kesalahan pada operator pada operator logika:
satu, Pada kasus logika AND, operand kedua tidak dievaluasi jika operand pertama bernilai salah. Contoh, program berikut ini gagal mencetak "GeeksQuiz" karena operand pertama dari logika AND adalah false.

Contoh pada bahasa C

Contoh dalam bahasa C++
Output:
No Output

Program berikut akan mencetak "GeeksQuiz" karena operand pertama dari logika AND bernilai benar.

Contoh pada bahasa C

Contoh dalam bahasa C++
Output:
GeeksQuiz

dua, Pada kasus logika OR, operand kedua tidak dievaluasi jika operand pertama bernilai benar. Contoh, program berikut tidak mencetak "GeeksQuiz" karena operand pertama dari logika OR adalah bernilai benar.

Contoh program pada bahasa C

Contoh program pada C++
Output:
No Output

Program berikut akan mecetak "GeeksQuiz" karena operand pertama dari logika OR bernilai false.

Contoh pada bahasa C

Contoh pada C++
Output:
GeeksQuiz





Related Posts

Operator Relasi dan Logika Bahasa C
Oleh

mohon untuk melakukan koreksi jika terdapat kesalahan pada penulisan blog ini,