Kamis, September 12, 2019

Audio pada html 5

Sejak HTML 5 telah release ke pasaran, file dengan tipe audio pun dapat ditambahkan ke laman web dengan menggunakan tag audio pada HTML 5. Sebelumya audio hanya bisa dimainkan pada laman web dengan menggunakan plug in seperti flash. Tag audio adalah inline elemen yang digunakan untuk embed file suara pada laman web. Tag audio adalah tag yang sangat berguna jika ingin menambahkan suara seperti lagu, rekaman interview, dan lain sebagainya pada laman web.

Sintak:
<audio>
  <source src="sample.mp3" type="audio/mpeg">
</audio>

Atribut:
Variasi atribut yang dapat digunakan dengan tag audio adalah sebagai berikut:
satu, controls: kontrol apa yang akan digunakan untuk ditampilkan bersama dengan audio player.
dua, autoplay: file audio akan segera diputar setelah melakukan load control.
tiga, loop: file audio akan diulangi secara berurutan.
empat, src: sumber url dari file audio.
lima, muted: audio file akan dimatikan.

Format yang mendukung:
Tiga format seperti mp3, ogg, wav dapat didukung penggunaannya pada tag audio pada HTML 5. Sedangkan bentuk dukungan setiap format pada browser berbeda diperlihatkan berikut ini:

penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 1 format dukungan audio pada browser html

Penambahan audio pada laman web:
Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 2 tag audio pada html 

Penjelasan kode program:
satu, Atribut controls digunakan untuk menambah kontrol audio seperti play, pause, dan volume.
dua, Elemen source digunakan untuk menentukan file audio mana yang akan digunakan oleh browser. File pertama yang dikenali sebagai format akan digunakan oleh browser.

Autoplay audio pada laman web:
Atribut autoplay akan digunakan untuk memutar file secara otomatis ketika URL dari laman web telah melakukan loading.

Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 3 tag audio pada html

Menambahkan audio mute pada laman web:
Atribut mute digunakan untuk menentukan bahwa audio akan di-mute pada laman web.

Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 4 tag audio pada html 

Penambahan audio menggunakan elemen source:
Elemen source dapat digunakan untuk menambahkan file audio pada laman web. Atribut src digunakan untuk menentukan sumber dari alamat spesifik file.

Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 5 tag audio pada html 

Penambahan audio dengan multiple source:
Ketika multiple source telah ditentukan maka browser dapat memutar source pertama dan kemudian melanjutkannya ke source kedua dan memutar file kedua tersebut.

Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html
Gambar 6 tag audio pada html 

Penambahan audio dengan menggunakan tag embed:
Penambahan file audio pada laman web menggunakan tag embed adalah sebuah teknik lama. Method ini tetap dapat digunakan tetapi kurang efisien dari pada metode terbaru yang menggunakan HTML 5. Untuk dapat melakukannya user harus memiliki plugin seperti MIDI atau QuickTime karena tag embed membutuhkan plugin untuk dapat mendukung pemutaran file.

Output:
penggunaan audio untuk menampilkan suara pada laman html dengan menggunakan plug in tambahan
Gambar 7 tag audio dengan menggunakan plug in pada html





Related Posts

Audio pada html 5
Oleh

mohon untuk melakukan koreksi jika terdapat kesalahan pada penulisan blog ini,