Minggu, Maret 17, 2019

Switch Statement Pada Bahasa Pemrograman Java

Switch statement adalah statement keputusan multi cabang. Statement ini menyediakan cara mudah untuk mengirim eksekusi program ke bagian kode program yang berbeda berbasis nilai dari ekspresi. Pada dasarnya, ekspresi bisa berupa byte, short, chart, dan tipe data primitif lainnya pada Java. Pada JDK7, Statement switch juga dapat bekerja dengan tipe data enumerasi, string class, dan wrapper class.

Sintak Untuk Switch-case:
/* Switch Statement */
switch(expression)
{
/* case statements */
/* values atau nilai harus memiliki tipe yang sama dengna ekspresi */
case value1 :
/* statements */
break; /* break bersifat optional */
   
case value2 :
/* statements */
break; /* break bersifat optional */
   
/* dapat digunakan number berapapun pada case */
/* default statement digunakan ketika tidak ada case yang bernilai benar */ 
/* break tidak dibutuhkan pada default case */
default : 
/* statements */
}

Diagram flow dari switch-case ditunjukkan pada gambar 1:

statement switch case pada Java untuk statement pendukung keputusan multi cabang.
Gambar 1 switch case
sumber : geeksforgeeks.org

Beberapa Aturan Penting Penggunaan Switch-case:
satu, Nilai duplikat case tidak diperbolehkan.
dua, Nilai tipe data dari case harus sama dengan variabel switch.
tiga, Nilai dari case haruslah konstan atau literal. Penggunaan variabel pada case tidak diperbolehkan.
empat, Break statement digunakan di dalam switch untuk mengakhiri statement squence.
lima, Break statement bersifat opsional. Jika statement ini dihilangkan proses sequence akan dilanjutkan menuju case yang selanjutnya.
enam, Default statement bersifat opsional, dan dapat dimunculkan dibagian manapun di dalam block. Dengan tujuan jika default statement tidak terletak di bagian akhir, maka break statement harus tetap dimunculkan setelah default statement untuk menghilangkan eksekusi dari case statement setelahnya.

Contoh program:
Kode program berikut mendeklarasikan nama haris bertipe integer dimana nilai yang direpresentasikan sebanyak tujuh hari.





Output:
Friday

Menghilangkan Break Statement
Break statement bersifat opsional. Jika break statement dihilangkan, eksekusi program akan berlanjut menuju case selanjutnya. Terkadang masuk akal untuk memiliki multiple case tanpa break statement diantara case seperti diperlihatkan pada contoh program berikut ini.



Output:
Tuesday is a Weekday

Nested Switch Case Statement
Switch digunakan sebagai bagian dari sequence statement dari outer switch. Switch dengan bentuk program seperti ini disebut dengan nested switch (switch di dalam switch). Ketika switch didefinisikan di dalam block nya sendiri, tidak ada konflik yang muncul diantara konstanta case pada inner switch dan outer switch. Contoh program diperlihatkan sebagai berikut:

Output:
elective courses : Machine Learning, Big Data





Related Posts

Switch Statement Pada Bahasa Pemrograman Java
Oleh

"semoga yang memberikan komentar diberikan berkah kebaikan dari Allah, dijauhkan dari kejahatan, dan diberikan pahala ilmu dan amal jariyah dari sepenggal kata yang ia tinggalkan amiin :) "