Kamis, Februari 14, 2019

Tahap Observasi Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Menurut Prof. Supardi dalam Suyadi (2012) observasi adalah tahap pengumpulan data pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan maksud lain adalah observasi merupakan alat untuk gambaran sudah seberapa jauh dampak atau efek tindakan yang telah mencapai sasaran. Pada langkah ini, peneliti harus menguraikan jenis data yang dikumpulkan, cara mengumpulkan, dan alat atau instrumen pengumpulan data baik itu berupa angket, wawancara, observasi, dan lain sebagainya.

Jika Penelitian Tindakan Kelas atau PTK dilakukan dengan cara yang kolaboratif, maka proses pengamatan dalam kegiatan harus dilakukan oleh seorang kolaborator, bukan guru (peneliti) yang sedang melakukan kegiatan penelitian. Namun demikian, baik itu tindakan yang dilaksanakan oleh guru (peneliti) dan pengamatan yang dilakukan oleh kolaborator kedua kegiatan tersebut haruslah dilaksanakan pada waktu yang sama dan dalam satu kondisi tempat yang jelas. Inilah sebabnya, mengapa Suharsimi (2006) mengatakan kurang tepat jika pengamatan disebut sebagai tahap ketiga. Sebab, antara tahap II (Tahap Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas) dan tahap III (ketiga) pada kegiatan penelitian harus dilangsungkan secara bersamaan. Walaupun demikian, tidak ada salahnya kita menyebut 'pengamatan' sebagai tahap ketiga dalam kegiatan PTK. Hanya saja, sebutan ini hanya untuk membedakan antara tindakan dan pengamatan, bukan menunjukkan suatu urutan atah tahapan baru dalam proses PTK.

Pada saat guru sedang melakukan penelitian (tindakan) dikelas, maka secara spontan seluruh perhatian dan aktivitasnya terpusat pada reaksi atau tindakan yang dilakukan oleh siswa beserta tindakan yang akan dilakukannya (guru atau peneliti). Atas dasar ini, tidak mungkin guru mengamati tindakannya sendiri. Disinilah diperlukan seorang pengamat yang siap merekan setiap peristiwa atau kejadian yang terjadi selama proses penelitian, pengamat sebaiknya juga membuat catatan-catatan kecil agar memudahkan dalam menganalisis data.



DAFTAR RUJUKAN

Arikunto, Suharsimi, et al. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyadi. (2012). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. DIVA Press. Jogyakarta.



Related Posts

Tahap Observasi Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Oleh

"semoga yang memberikan komentar diberikan berkah kebaikan dari Allah, dijauhkan dari kejahatan, dan diberikan pahala ilmu dan amal jariyah dari sepenggal kata yang ia tinggalkan amiin :) "