Minggu, Februari 17, 2019

Ketentuan Teknis Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Disamping menggunakan pilihan kata yang tepat dan ejaan yang disempurnakan (EYD), masih ada aturan-aturan teknis lain yang juga harus dipatuhi dalam penulisan karya ilmiah. Seluruh aturan ini baiknya ditaati agar laporan lebih sistematis sehingga mampu memperkuat alur logika ilmiah yang kita bagun. Terlebih lagi, aturan teknis ini dapat memberi kesan teratur dan enak dibaca pada laporan yang kita susun. Beberapa aturan teknis tersebut antara lain:

Sistem Penomoran

Suatu tulisan yang diatur kedalam nomor-nomor yang berurutan akan lebih mudah dicerna dan dipahami alur logikanya. Sebenarnya, fungsi ini juga dapat digantikan dengan penggunaan tanda penghubung, sub-topik, atau kalimat pengantar. Tetapi, ketiganya hanya efektif untuk digunakan dalam tulisan-tulisan pendek dan tidak efektif untuk tulisan panjang, seperti karya ilmiah yang mencapai ratusan halaman. Oleh karena itu, dipilih sistematika penomoran sebab sistem ini mampu menjadi penghubung antarkalimat dan paragraf, serta bagian demi bagian yang tanpa batas panjangnya.

Untuk lebih jelasnya, peneliti dapat melihat berbagai jenis artikel ilmiah yang dimuat dijurnal ilmiah atau teks ajar, yang biasanya terdapat contoh-contoh sistematika penomoran yang disusun secara sistematis sebagai penghubung antar tulisan, ide, dan gagasan. Jika terdapat buku atau jurnal yang tidak menggunakan sistem penomoran, pasti ada sistem lain yang digunakan penulis untuk menghubungkan bagian-bagian dari tulisannya. Berikut ini dikemukakan mengenai jenis-jenis sistematika penomoran tersebut.


Penomoran dengan Huruf

Pada umumnya, sistematika penomoran dengan menggunakan huruf adalah nomor bab menggunakan huruf kapital, nomor subbab menggunakan huruf tidak kapital dan nomor subbab menggunakan huruf latin tidak kapital yang ditambah dengan tanda kurung separuh seperti contoh yang diperlihatkan pada gambar 1.


sistem penomoran dengan menggunakan sistem penomoran huruf
Gambar 1 sistem penomoran huruf


Penomoran dengan Angka
Sedikit berbeda dengan sistem penomoran dengan huruf, sistem penomoran dengan angka semuanya menggunakan angka, baik judul bab maupun subbab, bahkan sub subbab yang mengikutinya. Cara penulisannya sama dengan sistem penomoran yang telah dijelaskan sebelumnya seperti diperlihatkan pada gambar 2.
sistem penomoran dengan menggunakan angka
Gambar 2 sistem penomoran angka
Kedua contoh diatas (penggunaan sistem penomoran dengan huruf dan angka) menunjukkan gambaran yang jelas mengenai penggunaan huruf dan angka sebagai penyambung ide dan gagasan dari keseluruhan tulisan. Tetapi, jika diperhatikan, kedua contoh diatas tidak mampu menghubungkan ide dan gagasan hingga subbab yang lebih detail secara memadai. Penggunaan sistem penomoran angka maupun huruf hanya sebatas bab dan subbab.

Penomoran Gabungan

Bagaimana dengan sistem penomoran dengan tingkat kedetailan yang lebih kaku? Dalam hal ini, kita bisa menggunakan sistem penomoran secara gabungan, yakni menggunakan huruf dan angka sekaligus. Poin ini akan membahas gabungan antara sistem penomoran huruf dan sistem penomoran angka.

Model penomoran secara kombinasi adalah campuran antara sistem penomoran dengan huruf dan angka. Angka Romawi digunakan sebagai nomor bab, huruf latin digunakan sebagai nomor subbab, sedangkan angka digunakan sebagai sub dari subbab. Model penomoran secara kombinasi ini lebih variatif dan mempunyai jangkauan sub-subbab yang lebih detail, tanpa mengurangi daya paham pembacanya. Untuk lebih jelasnya, lihat contoh gambar 3.

sistem penomoran dengan menggunakan sistem penomoran gabungan
Gambar 3 sistem penomoran gabungan
Pemilihan Huruf, margin, dan spasi
Penulisan karya ilmiah, termasuk PTK, telah ditentukan standar bakunya, yakni sesuai dengan ketentuan dari lembaga atau instansi masing-masing yang menerbitkan karya ilmiah. Selain huruf dan jarak antarbaris, kertas yang digunakan untuk mencetak karya ilmiah juga telah ditentukan sesuai dengan standar dan ketentuannya masing-masing.

Related Posts

Ketentuan Teknis Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Oleh

"semoga yang memberikan komentar diberikan berkah kebaikan dari Allah, dijauhkan dari kejahatan, dan diberikan pahala ilmu dan amal jariyah dari sepenggal kata yang ia tinggalkan amiin :) "